Home Uncategorized PROGRAM KERJA BIDANG EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN

PROGRAM KERJA BIDANG EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN

by superadmin
  1. Penelitian dan Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan PWPM Jawa Timur.

Penelitian dan Pengembangan ini menjadi pilar penting keberhasilan program Ekonomi dan Kewirausahaan. Tujuan dari program ini adalah:

  1. Menggali potensi kader Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur dibidang Ekonomi dan Kewirausahaan.
  2. Menyusun road map Ekonomi dan Kewirausahaan  kader
  3. Mendokumentasikan dan menyosialisasi keberhasilan Ekonomi dan Kewirausahaan kader Pemuda Muhammadiyah agar bisa direplikasi sesuai dengan kebutuhan kader ditempat yang lain.
  4. Litbang dilakukan secara mandiri dan bekerjasama lintas bidang dan kelembagaan.
  5. Penguatan Kapasitas Kader di Bidang Ekonomi dan Wirausaha
  1. Kader Ekonomi dan Kewirausahaan Pemuda Muhammadiyah harus siap mendampingi dan membantu masyarakat. Peningkatan dan penguatan kapasitas kader dalam menunjang Perekonomian. 
  2. Ekonomi dan Kewirausahaan PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur memiliki kewajiban dalam peningkatan dan penguatan kapasitas kader di daerah; pendidikan, pelatihan dan magang, seminar, lokakarya. 
  3. Tercipta kader Ekonomi dan Kewirausahaan yang siap menjadi fasilitator untuk Muhammadiyah dan masyarakat.
  4. Fasilitasi dan Pendampingan
  1. Kader Pemuda Muhammadiyah memiliki berbagai kendala dan keterbatasan dalam melakukan pengembangan diri dalam membangun relasi kerjasama dan kemitraan dengan stakeholder bidang perekonomian.
  2. Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur membangun kerjasama dan kemitraan bidang ekonomi dengan stakeholder terkait. Kerjasama dan kemitraan ini juga harus dibangun pada tingkatan PDPM, PCM hingga PRPM. 
  3. Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur akan membantu melakukan fasilitasi dan pendampingan, termasuk memberikan teknik dan pelatihan, berupa Seminar dan Workshop untuk membuka dan memperkuat kerjasama dan kemitraan.
  4. Kerjasama, Kemitraan dan Penguatan Jejaring
  1. Dalam membangun dan mengembangkan perekonomian kader, Pemuda Muhammadiyah tidak bisa melakukan sendiri. Pemuda Muhammadiyah harus membuka kerjasama dan kemitraan untuk menguatkan jejaring perekonomian dan kewirausahaan.
  2. Kerjasama, kemitraan dan penguatan jejaring dilakukan secara internal (persyarikatan)  dan juga dilakukan secara eksternal (non persyarikatan). Yaitu : 
  1. Dinas – dinas Terkait seperti, Dinas Koperasi dan UMKM, Disperindag dll.
  2. Biro – biro terkait seperti, Biro Kesos, BULOG dll.
  3. Lembaga – lembaga terkait, missal BeKRAF yang bisa bekerjasama dalam Pelatihan, Fasilitas, Dana, Pemasaran, Regulasi dan Hubungan antar bidang terkait.
  4. Akses sumber permodalan yang lainnya.
  5. Expo Ekonomi dan Kewirausahaan
  1. Kader utama yang telah mendapatkan falitas dan pendampingan harus mampu membuat badan usaha, baik badan usaha yang dikelola oleh perseorangan maupun secara berjamaah.
  2. Badan usaha tersebut menjadi salah satu bentuk keberhasilan fasilitas dan pendampingan. 
  3. Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur menyelenggaran Expo ekonomi dan kewirausahaan sebagai ajang promosi hasil hasil kreatifitas kader Muhammadiyah dari tiap-tiap Daerah dan untuk membuka pasar yang lebih besar.
  4. Pengelolaan Media Komunikasi dan Publikasi
  1. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur membuat media komunikasi dan publikasi untuk saling memberikan informasi pertanian. 
  2. Media komunikasi dan publikasi dilakukan melalui berbagai instrumen media, baik elektronik maupun cetak.
  3. Keberhasilan program Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pemuda Muhammadiyah baik di wilayah maupun pada struktur dibawahnya harus dipublikasikan guna memberikan informasi yang utuh. Keberhasilan program Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan akan menjadi inspirasi kader Muhammadiyah maupun masyarakat umum.
  4. Pembentukan BADAN USAHA MILIK PEMUDA MUHAMMADIYAH (BUMPM)
  1. Pembentukan Koperasi atau Usaha Dagang, guna menghidupkan perekonomian Pemuda Muhammadiyah.
  2. Membuat produk milik Pemuda, potensi yang ada di Jawa Timur bisa dimaksimalkan dengan membuat produk kreatif dan bisa dipasarkan, itu nantinya akan menjadi brand khas Pemuda Muhammadiyah.
  3. Membuat Sentra Ekonomi/Masyarakat Binaan, selain untuk memajukan potensi didaerah, juga bisa menjadi daya Tarik tersendiri kepada masyarakat terutama para pemuda-pemuda.

Related Articles

Leave a Comment